Syarat Umum Pengajuan dan Simulasi Tabel KUR BRI 2026 Lengkap

Rabu, 18 Februari 2026 | 11:36:52 WIB
Syarat Umum Pengajuan dan Simulasi Tabel KUR BRI 2026 Lengkap

JAKARTA - Akses permodalan yang terjangkau masih menjadi kebutuhan utama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. 

Di tengah persaingan yang semakin ketat, tambahan modal sering kali menjadi kunci untuk memperluas kapasitas produksi, menambah stok, hingga membuka cabang baru. Tahun 2026 membawa kabar baik karena program Kredit Usaha Rakyat kembali tersedia dengan skema bunga rendah dan cicilan ringan.

Kabar baik untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali hadir di tahun 2026 dengan skema bunga rendah dan cicilan ringan. Salah satu yang paling banyak dicari adalah simulasi pinjaman Rp100 juta karena nominal ini dinilai ideal untuk ekspansi usaha.

Melalui program KUR dari Bank Rakyat Indonesia atau BRI, pelaku UMKM bisa mendapatkan tambahan modal dengan bunga subsidi pemerintah. 

Skema ini dirancang agar cicilan tetap terjangkau tanpa memberatkan arus kas usaha. Lalu berapa angsuran KUR BRI 2026 jika mengajukan pinjaman Rp100 juta? Berikut penjelasan lengkapnya.

Mengenal Skema KUR BRI 2026 untuk UMKM

KUR adalah kredit modal kerja atau investasi yang diberikan kepada pelaku UMKM dengan bunga lebih rendah dibanding kredit komersial biasa. Program ini didukung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil.

Di 2026, bunga KUR masih berada di kisaran rendah (sekitar 6% efektif per tahun untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, tergantung kebijakan terbaru). Dengan bunga tersebut, cicilan bulanan menjadi jauh lebih ringan dibanding pinjaman konvensional. Pinjaman Rp100 juta biasanya masuk kategori KUR Kecil, tergantung skema dan kelayakan usaha.

Skema ini menjadi solusi bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal tanpa terbebani bunga tinggi. Dengan bunga subsidi, pelaku UMKM memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Syarat Umum Pengajuan KUR BRI

Sebelum melihat tabel angsuran, penting memahami syarat dasarnya. Secara umum, calon debitur harus:

Warga Negara Indonesia (WNI)

Memiliki usaha aktif minimal 6 bulan

Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain

Melengkapi dokumen seperti KTP, KK, dan surat izin usaha (bisa NIB atau surat keterangan usaha)

Pihak bank juga akan melakukan survei usaha untuk memastikan kelayakan pembayaran. Proses ini bertujuan agar pinjaman yang diberikan sesuai dengan kemampuan bayar debitur dan meminimalkan risiko kredit bermasalah.

Administrasi yang rapi serta usaha yang benar-benar aktif menjadi nilai tambah saat pengajuan. Semakin jelas arus kas dan prospek usaha, semakin besar peluang persetujuan.

Simulasi Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta

Berikut simulasi angsuran pinjaman Rp100 juta dengan asumsi bunga 6% per tahun. Angka ini bersifat ilustrasi dan bisa sedikit berbeda tergantung kebijakan serta hasil analisis bank.

Pinjaman: Rp100.000.000

Tenor 12 bulan
Angsuran per bulan: ± Rp8,6 – Rp8,8 juta

Tenor 24 bulan
Angsuran per bulan: ± Rp4,4 – Rp4,6 juta

Tenor 36 bulan
Angsuran per bulan: ± Rp3,1 – Rp3,3 juta

Tenor 48 bulan
Angsuran per bulan: ± Rp2,5 – Rp2,7 juta

Tenor 60 bulan
Angsuran per bulan: ± Rp2,0 – Rp2,2 juta

Dari simulasi di atas, tenor 60 bulan menjadi pilihan paling ringan secara cicilan, yakni sekitar Rp2 jutaan per bulan. Tenor yang lebih panjang memberi ruang napas lebih luas bagi arus kas usaha, terutama pada fase awal ekspansi.

Alasan UMKM Memilih Pinjaman Rp100 Juta

Nominal Rp100 juta dianggap cukup fleksibel. Dana ini bisa digunakan untuk:

Menambah stok barang dalam jumlah besar

Membeli mesin produksi

Renovasi tempat usaha

Membuka cabang baru

Menambah kendaraan operasional

Dengan tambahan modal yang tepat, omzet usaha bisa meningkat signifikan. Namun tentu saja, pengelolaan dana harus terencana agar cicilan tetap lancar.

Ada beberapa alasan kenapa KUR lebih diminati dibanding pinjaman komersial biasa. Pertama, bunga rendah karena disubsidi pemerintah. Kedua, proses relatif cepat jika dokumen lengkap. Ketiga, plafon cukup besar untuk skala UMKM yang ingin berkembang. Selain itu, tenor yang bisa sampai 5 tahun membuat cicilan lebih ringan dan tidak terlalu menekan arus kas bulanan.

Strategi Aman Mengambil KUR Rp100 Juta

Tidak semua pengajuan langsung disetujui. Ada beberapa hal yang bisa meningkatkan peluang lolos:

Pastikan usaha benar-benar aktif dan berjalan stabil.

Pisahkan keuangan usaha dan pribadi.

Siapkan catatan omzet sederhana meski hanya pembukuan manual.

Pastikan tidak memiliki tunggakan kredit lain.

Ajukan sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar.

Semakin rapi administrasi usaha, semakin besar peluang pengajuan disetujui. Untuk plafon tertentu, biasanya bank tetap meminta agunan tambahan sesuai kebijakan internal. Namun karena ini program KUR, persyaratan agunan cenderung lebih fleksibel dibanding kredit biasa.

KUR Rp100 juta cocok untuk pelaku usaha seperti pemilik toko sembako, pengusaha kuliner, bengkel dan usaha jasa, petani dan peternak, hingga pelaku usaha produksi rumahan. Asalkan usaha berjalan dan memiliki prospek, pinjaman ini bisa menjadi dorongan untuk naik kelas.

Banyak pelaku usaha tergoda memilih tenor pendek agar cepat lunas. Namun cicilan besar bisa mengganggu arus kas. Sebaliknya, memilih tenor 60 bulan memberi cicilan lebih ringan. Jika usaha berkembang pesat, pelunasan bisa dipercepat sesuai ketentuan bank.

Strategi paling aman adalah memastikan cicilan tidak lebih dari 30–40% laba bersih bulanan agar keuangan tetap sehat. Meski bunganya rendah, KUR tetaplah kewajiban yang harus dibayar tepat waktu. Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman Rp100 juta, buatlah rencana penggunaan dana secara detail.

Hitung potensi peningkatan omzet setelah tambahan modal. Jika margin usaha cukup besar, cicilan Rp2 jutaan per bulan tentu masih tergolong ringan. 

Pinjaman yang digunakan dengan strategi matang bisa mempercepat pertumbuhan usaha. Sebaliknya, tanpa perencanaan, cicilan justru bisa menjadi beban.

Tabel KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta menunjukkan cicilan yang relatif terjangkau, mulai sekitar Rp2 jutaan per bulan untuk tenor 60 bulan. 

Skema ini menjadi peluang besar bagi UMKM yang ingin mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga tinggi. Namun sebelum mengajukan, pastikan usaha sudah stabil dan memiliki perencanaan keuangan yang jelas. Dengan pengelolaan yang tepat, KUR bisa menjadi langkah awal untuk membawa bisnis naik ke level berikutnya.

Terkini